Babinsa dan Bhabinkamtibmas

BABINSA KELURAHAN PURWANTORO

 

                                                       

(Serma) BUDI HARYANTO                (Serma) HENDRA

=======================================

BHABINKAMTIBMAS KELURAHAN PURWANTORO

(Peltu) PUDJI LEKSONO

=========================================================================================

TUPOKSI

Babinsa dan Bhabinkamtibmas

PENGERTIAN BABINSA

Singkatan dari Bintara Pembina Desa adalah salah satu kekuatan Kodam (Komando Daerah Militer) yang dinaungi secara berturut-turut oleh Komando Rayon Militer (Koramil), Komando Distrik Militer (Kodim), dan Komando Resort Militer (Korem). Lantas, apa tugas dan kewenangannya?

PERAN DAN FUNGSI BABINSA

Dikutip dari http://kodim1620.blogspot.co.id/2013/04/peran-dan-fungsi-babinsa-oleh-kapten_29.html

Dalam rangka menyikapi permasalahan yang muncul di wilayah binaan pada era reformasi pembina teritorial pada hakekatnya adaah segala unsur potensi wilayah geografi, demografi dan kondisi sosial agar terciptanya suatu kekuatan kewilayahan sebagai ruang alat dan kondisi juang yang tangguh dalam mengatatasi segala ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan terhadap kelangsungan hidup bangsa dan negara serta jalannya pembangunan nasional.

Babinsa adalah unsur pelaksanaan Koramil yang bertugas melaksanakan PEMBINAAN TERITORIAL (BINTER) di wilayah pedesaan/kelurahan.  Di era reformasi sekarang ini, kemampuan Babinsa sangat menentukan keberhasilan BINTER sehingga di dalam melaksanakan tugasnya Babinsa selalu berkoordinasi dengan aparat terkait di Desa/ Kelurahan seperti tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda agar tidak terjadi kegagalan-kegagalan dalam melaksanakan tugasnya.

Di dalam pelaksanaan tugas sehari-hari Babinsa sering disibukkan dengan berbagai macam masalah yang menyangkut sosial (kemasyarakatan). Di era reformasi sekarang ini disamping kemampuan yang dimiliki para Babinsa masih perlu diberikan tuntutan, pendidikan khusus bidang teritorial, maupun penataran-penataran dan lain sebagainya.  Agar mereka dapat melaksanakan tugas kegiatan BINTER di wilayah tanggung jawabnya dengan baik.

TUGAS BINTARA PEMBINA DESA

  1. Babinsa adalah pelaksana Dan Ramil dalam melaksanakan fungsi pembinaan yang bertugas pokok melatih rakyat memberikan penyuluhan di bidang Hankam dan Pengawasan fasilitas dan prasarana Hankam di Pedesaan.
  2. Babinsa adalah pelaksana Dan Ramil dalam pelaksanaan BINTER yang berhubungan dengan perencanaan, penyusunan, pengembangan, pengerahan serta pengendalian potensi wilayah dengan segenap unsur geografi, demografi serta kondisi sosial untuk dijadikan sebagai ruang, alat dan kondisi juang guna kepentingan Hankam Negara.

TUGAS POKOK BABINSA

Dalam pelaksanaan tugas Babinsa melaksanakan tugas sebagai berikut:

  1. Melatih satuan perlawanan rakyat.
  2. Memimpin perlawanan rakyat di pedesaan.
  3. Memberikan penyuluhan kesadaran bela negara.
  4. Memberikan penyuluhan pembangunan masyarakat desa di bidang Hankamneg.
  5. Melakukan pengawasan fasilitas/prasarana Hankam di pedesaan/ kelurahan.
  6. Memberikan laporan tentang kondisi sosial di pedesaan secara berkala.

Kemampuan yang Harus di Miliki Babinsa

  1. Kemampuan Intelijen Teritorial adalah untuk dapat menyelenggarakan penginderaan terhadap lingkungan hidup agar setiap perubahan dan perkembangan dalam kehidupan dan perkembangan dalam masyarakat dapat diketahui dan dikenal secara dini. Kemampuan tersebut sangat penting dimiliki oleh Babinsa agar memperoleh informasi yang aktual sebanyak-banyaknya tentang berbagai aspek lingkungan hidup.
  2. Kemampuan Pembinaan Wilayah adalah untuk dapat mengikuti perkembangan dalam kehidupan masyarakat yang mencakup bidang idiologi, politik, ekonomi, sosial budaya, agama dan psikologi untuk menemukan hal-hal yang dapat menimbulkan gejolak sosial yang mengakibatkan gangguan terhadap keamanan serta mampu mengambil tindakan pencegahan dan tindakan pemberantasan dalam rangka memelihara stabilitas daerah.
  3. Kemampuan Pengawasan Wilayah adalah kemampuan untuk mengenai secara mendalam semua ciri-ciri aspek geografi, demografi dan kondisi sosial serta kehidupan dinamika masyarakat.
  4. Kemampuan Pembinaan Rakyat Terlatih adalah kemampuan untuk membina rakyat terlatih sebagai upaya bela negara dalam rangka penyelenggaraan Sishamkamrata.
  5. Kemampuan sebagai Inovator Pembangunan adalah kemampuan menterjemahkan program pembangunan daerah dengan bahasanyang sederhana serta menggugah keinginan dan keikutsertaan masyarakat dalam bidang pembangunan.

=================================================================================================================================================

√ 23 Urutan Pangkat TNI AD, AL & AU Beserta Tanda Kepangkatannya (LENGKAP!)

Urutan Pangkat TNI – Dalam satu negara berdaulat dibutuhkan pasukan atau angkatan perang negara. Di Indonesia angkatan perang tersebut bernama Tentara Republik Indonesia (TNI). Dengan anggota terbanyak berasal dari Angkatan Darat.

Tentara Nasional Indonesia diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 3 Juni 1947. Dalam perjalanannya nama TNI sempat berubah menjadi ABRI yang merupakan gabungan dari kepolisian dan TNI. Namun, selepas reformasi nama tersebut dikembalikan lagi menjadi TNI.

TNI memiliki beberapa pasukan elite yang berfungsi sebagai pasukan pertahanan Negara, diantaranya adalah Kopassus, Kopaska, Denjaka dan lain sebagainya. Dalam strukturnya. TNI mempunyai jenjang tertentu dalam hal kepangkatan. Nah, dalam artikel ini kita akan sedikit membahas urutan kepangkatan TNI AD, AU dan juga TNI AL.

Urutan Pangkat TNI AD (Angkatan Darat)

daftar urutan pangkat polisi
google images

TNI AD dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD). Terdapat dua komando utama  untuk pertempuran di Angkatan Darat yaitu Kopassus dan Kostrad.

Selain itu para prajurit dididik untuk menjadi tentara dengan dedikasi tinggi di Akademi Militer (Akmil), Secapa, Seskoad, dan Kodiklat. Banyak calon bintara dan perwira belajar di sana.

JENJANG PANGKAT TNI
Pangkat Kehormatan Jenderal Besar
Perwira Tinggi Jenderal (jend)
Letnan Jenderal (letjen)
Mayor Jenderal (mayjen)
Brigadir Jenderal (brigjen)
Perwira Menengah Kolonel (kol)
Letnan Kolonel (letkol)
Mayor (may)
Perwira Pertama Kapten (kapt)
Letnan Satu (lettu)
Letnan Dua (letda)
Bintara Tinggi Pembantu Letnan Satu (peltu)
Pembantu Letnan Dua (pelda)
Bintara Sersan Mayor (serma)
Sersan Kepala (serka)
Sersan Satu (sertu)
Sersan Dua (serda)
Tamtama Kepala Kopral Kepala (kopka)
Kopral Satu (koptu)
Kopral Dua (kopda)
Tamtama Prajurit Kepala (praka)
Prajurit Satu (pratu)
Prajurit Dua (prada)

Pangkat Tertinggi di TNI adalah Jenderal Besar, pangkat ini dalam sejarah Indonesia baru dimiliki oleh 3 orang yaitu Jenderal Besar Sudirman, Jenderal Besar AH. Nasution dan Jenderal Besar Suharto. Tanda kepangkatan jabatan ini adalah BINTANG 5.

Urutan Pangkat TNI AL (Angkatan Laut)

 

urutan pangkat tni al
wikimedia.org

TNI AL dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL).  Armada Angkatan Laut sebagai kekuatan utama pasukan laut Indonesia memiliki dua armada terpisah. Armada pertama disebut Armada Barat berada di Tanjung Priok Jakarta.

Armada kedua terletak di Tanjung Perak Surabaya, yaitu Armada Timur. Ada pula korps marinir yang profesional dalam tugas mengamankan wilayah laut Republik Indonesia. AL berada dalam satu komando lintas laut militer atau Kolinlamil.

JENJANG PANGKAT TNI AL
Pangkat Kehormatan Laksamana Besar
Perwira Tinggi Laksamana
Laksamana Madya
Laksamana Muda
Laksamana Pertama
Perwira Menengah Kolonel
Letnan Kolonel
Mayor
Perwira Pertama Kapten
Letnan Satu
Letnan Dua
Bintara Tinggi Pembantu Letnan Satu
Pembantu Letnan Dua
Bintara Sersan Mayor
Sersan Kepala
Sersan Satu
Sersan Dua
Tamtama Kepala Kopral Kepala
Kopral Satu
Kopral Dua
Tamtama Kelasi Kepala
Kelasi Satu
Kelasi Dua

 

Urutan Pangka

urutan pangkat tni au
wikimedia.org

Sedangkan TNI AU dipimpin oleh kepala Staf Angkatan Udara (KASAU). Angkatan Udara juga membagi kekuatan utamanya dalam dua komando operasi.

Komando operasi pertama berada di Halim Perdanakusuma Jakarta (Koops AU I). Dan komando operasi kedua (Koops AU II) terletak di Makassar.

JENJANG PANGKAT TNI AU
Pangkat Kehormatan Marsekal Besar
Perwira Tinggi Marsekal
Marsekal Madya
Marsekal Muda
Marsekal Pertama
Perwira Menengah Kolonel
Letnan Kolonel
Mayor
Perwira Pertama Kapten
Letnan Satu
Letnan Dua
Bintara Tinggi Pembantu Letnan Satu
Pembantu Letnan Dua
Bintara Sersan Mayor
Sersan Kepala
Sersan Satu
Sersan Dua
Tamtama Kepala Kopral Kepala
Kopral Satu
Kopral Dua
Tamtama Prajurit Kepala
Prajurit Satu
Prajurit Dua


Kisah-Kisah Tentang Pasukan TNI


Prajurit TNI walaupun keras, gagah dan kadang terlihat menakutkan memiliki hati selayaknya orang Indonesia secara umum, yakni ramah dan baik hati terhadap sesama.

Pasukan TNI dalam tim Garuda TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian di Timur Tengah atau Afrika pun banyak mendapat sambutan hangat di masyarakat.

Di Lebanon banyak warga termasuk anak-anak yang bila berpapasan dengan pasukan TNI selalu berteriak “Garuda..Garuda..Garuda”.

Ketika bertugas di Kongo, anak-anak disana bahkan menangis ketiga ditinggal pasukan Garuda kembali ke Induk pasukan, seperti yang terlihat pada akun Youtube milik TNI AD.

TNI bukan hanya pelindung bagi mereka, namun menjadi Ayah dan Kakak yang menjaga mereka dan menjadi teman di tengah konflik berkepanjangan di negara tersebut.

 

Pasukan Elite Tentara Nasional Indonesia


Indonesia sebagai negara maritim yang terdiri dari lautan dan daratan yang luas memiliki beberapa kelompok pasukan elite dari kesatuan Tentara Nasional Indonesia. Pasukan- pasukan tersebuat adalah pasukan khusus yang siap bertugas untuk keamanan dan kedaulatan Republik Indonesia.

1. KOPASSUS – Komando Pasukan Khusus

pasukan tni ad kopassus
merdeka.com

Kopassus atau Komando Pasukan Khusus adalah pasukan tempur yang dimiliki oleh TNI Angkata Darat. Kopassus mempunyai kemampuan untuk bergerak cepat di segala medan pertempuran, menembak cepat, pengintaian dan anti teror.

Pasukan Kopassus atau disebut juga Pasukan baret merah mempunyai motto “Berani Benar, Berhasil!!”. Selain bergerak dalam medan peperangan, pasukan ini juga bertugas untuk melakukan bantuan kemanusiaan, SAR khusus dan lain sebagainya.

2. KOPASKA – Komando Pasukan Katak

urutan pangkat tni
aktual.com

Kopaska atau Komando Pasukan Katak adalah pasukan elite yang dimiliki TNI Angkatan Laut. Tugas utama pasukan ini adalah penyerbu kapal dan pangkalan musuh, penyiapan perebutan pantai. Penghancuran instalasi bawah air dan operasi pendaratan kekuatan amfibi.

Kopaska TNI AL memiliki semboyan “Tan Hana Wighna Tan Sirna” yang artinya adalah “Tak ada rintangan yang tak dapat diatasi”.

3. DENJAKA – Detasemen Jalamangkara

tni angkatan laut
nkri-sejati.blogspot.com

Denjaka atau Detasemem Jala Mangkara adalah detasemen khusus yang dimiliki TNI Angkatan Laut (AL). Personilnya merupakan gabungan dari pasukan elit Kopaska dan Batalyon Intai Amfibi (Yontaibi).

Banyak yang menyebut prajurit- prajurit Denjaka merupakan Kesatuan Terkuat yang ada di Indonesia. Seleksi untuk masuknya pun sangat ketat. Prajurit harus memiliki mental, fisik dan juga IQ yang tinggi.

Dalam masa pendidikan, konon, prajurit harus mempu survive sendiri di hutan berhari- hari tanpa bekal serta dilempar kelaut dalam keadaan tangan dan kaki terikat. Prajurit Denjaka bahkan disebut memiliki kemampuan setara dengan 100 lebih anggota TNI biasa.

=================================================================================================================================================

Tugas Pokok dan Fungsi Bhabinkamtibmas

Berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No.Pol.KEP/8/II/2009 tentang perubahan buku petunjuk lapangan Kapolri No.Pol. :BUJUKLAP/17/VII/1997 tentang sebutan Babinkamtibmas (Bintara Pembina Kamtibmas) menjadi Bhabinkamtibmas(Bhayangkara Pembina Kamtibmas) dari Tingkat kepangkatan Brigadir sampai dengan Inspektur.

Sedangkan menurut Pasal 1 angka 4 Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pemolisian Masyarakat bahwa yang dimaksud dengan Bhabinkamtibmas adalah pengemban Polmas di desa/kelurahan.

Fungsi Bhabinkamtibmas (Pasal 26 Perkap No 3 Tahun 2015)

Bhabinkamtibmas memiliki fungsi sebagai berikut :

  1. Melaksanakan kunjungan/sambang kepada masyarakat untuk : mendengarkan keluhan warga masyarakat tentang permasalahan Kamtibmas dan memberikan penjelasan serta penyelesaiannya, memelihara hubungan silaturahmi/persaudaraan
  2. Membimbing dan menyuluh di bidang hukum dan Kamtibmas untuk meningkatkan kesadaran hukum dan Kamtibmas dengan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM)
  3. Menyebarluaskan informasi tentang kebijakan pimpinan Polri berkaitan dengan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas)
  4. Mendorong pelaksanaan siskamling dalam pengamanan lingkungan dan kegiatan masyarakat
  5. Memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang memerlukan
  6. Menggerakkan kegiatan masyarakat yang bersifat positif
  7. Mengkoordinasikan upaya pembinaan Kamtibmas dengan perangkat desa/kelurahan dan pihak-pihak terkait lainnya
  8. Melaksanakan konsultasi , mediasi, negosiasi, fasilitasi, motivasi kepada masyarakat dalam Harkamtibmas dan pemecahan masalah kejahatan dan sosial

Tugas Pokok Bhabinkamtibmas (Pasal 27 Perkap No 3 Tahun 2015)

Tugas pokok Bhabinkamtibmas adalah melakukan pembinaan masyarakat , deteksi dini dan mediasi/ negosiasi agar tercipta kondisi yang kondusif di desa / kelurahan.

Dalam melaksanakan tugas pokoknya tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan kegiatan sebagai berikut :

  1. Kunjungan dari rumah ke rumah pada seluruh wilayah penugasannya
  2. Melakukan dan membantu pemecahan masalah
  3. Melakukan pengaturan dan pengamanan kegiatan masyarakat
  4. Menerima informasi tentang terjadinya tindak pidana
  5. Memberikan perlindungan sementara kepada orang yang tersesat, korban kejahatan dan pelanggaran
  6. Ikut serta dalam memberikan bantuan kepada korban bencana alam dan wabah penyakit
  7. Memberikan bimbingan dan petunjuk kepada masyarakat atau komunitas berkaitan dengan permasalahan Kamtibmas dan Pelayanan Polri

Wewenang Bhabinkamtibmas (Pasal 28 Perkap No 3 Tahun 2015)

Dalam melaksanakan kegiatan Polmas, Bhabinkamtibmas memiliki wewenang sebagai berikut :

  1. Menyelesaikan perselisihan warga masyarakat atau komunitas
  2. Mengambil langkah-langkah yang diperlukan sebagai tindak lanjut kesepakatan FKPM dalam memelihara keamanan lingkungan
  3. Mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP)
  4. Mengawasi aliran kepercayaan dalam masyarakat yang dapat menimbulkan perpecahan atau mengancam persatuan dan kesatuan bangsa

===================================================================================================================

Pangkat Polisi Yang Dilansir Dari Situs Polri

Pangkat-Polisi-Yang-Dilansir-Dari-Situs-Polri

Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia atau biasa dikenal dengan Polri, memiliki dua bagian yang memiliki peran sendiri – sendiri.

Bagian pertama adalah golongan Bintara yang berperan sebagai pelaksana.

Kemudian bagian kedua adalah golongan perwira sebagai manajerial.

Untuk golongan perwira, terbagi menjadi tiga bagian. Untuk lebih jelasnya, perhatikan urutan pangkatnya berikut.

Perwira Tinggi (PATI)

Perwira-Tinggi-(PATI)

1. Jenderal Polisi

Jenderal Polisi adalah pangkat tertinggi dalam Polri atau setara dengan Kapolri atau TriBrata 1. Kemudian lambang dari pangkat ini berupa bintang 4 yang memiliki warna emas.

2. Komjen Pol (Komisaris Jenderal Polisi)

Komjen Pol memiliki kedudukan nomor dua dalam Polri. Sehingga pangkat Komisaris Jenderal Polisi ini, memiliki kedudukan yang sama dengan Letnan Jenderal dalam Tentara Indonesia. Adapun lambang dari Komisaris Jenderal Polisi berupa bintang 3 yang memiliki warna emas.

3. Irjen Pol (Inspektur Jenderal Polisi)

Irjen Pol memiliki kedudukan nomor tiga dalam Polri. Kedudukannya sama dengan Mayor Jenderal dalam Tentara Indonesia. Irjen Pol dilambangbintang 2 yang memiliki warna emas.

4. Brigjen Pol (Brigadir Jenderal Polisi)

Brigjen Pol memiliki tugas untuk memimpin Polda bersama tipe B. Kemudian lambang dari Brigadir Jenderal Polisi berupa bintang 1.

Perwira Menengah (PAMEN)

Perwira-Menengah-(PAMEN)

PAMEN adalah sebutan dari Perwira Menengah. Dalam golongan Perwira Menengah, terbagi menjadi beberapa pangkat polisi yang masing – masing memiliki tugas penting.

1.  Kombes (Komisaris Besar)

Pangkat tersebut, menduduki urutan kelima yang tertinggi di Polri. Kemudian pangkat Komisaris Besar ini diberikan lambang berupa melati 3.

2.  AKBP (Ajun Komisaris Besar Polisi)

Dapat dikatakan bahwa pangkat ini memiliki kedudukan yang sama dengan Letnan Kolonel dalam Militer. Pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi ini dilambangkan dengan melati 2.

3.  Kompol (Komisaris Polisi)

Dapat dikatakan bahwa pangkat ini memiliki kedudukan yang sama dengan Mayor dalam Tentara Indonesia. Komisaris Polisi diberi lambang ­melati 1.

Perwira Pertama (PAMA)

Perwira-Pertama-(PAMA)

1.  AKP (Ajun Komisaris Polisi)

AKP memiliki kedudukan yang sama dengan Kapten dalam Tentara Indonesia. Kemudian Ajun Komisaris Polisi diberikan lambang berupa 3 balok yang memiliki warna emas.

2.  Iptu (Inspektur Polisi Satu)

Kedudukan pangkat ini berada pada tingkat dua Polri dan memiliki kedudukan yang sama dengan Letnan Satu dalam Tentara Indonesia. Inspektur Polisi Satu dilambangkan dengan 2 balok yang memiliki warna emas.

3. Ipda (Inspektur Polisi Dua)

Kedudukan pangkat ini berada pada tingkat terendah di PAMA. Inspektur Polisi Dua diberikan lambang berupa 1 balok yang memiliki warna emas.


Baca juga: Urutan Pangkat TNI


Bintara

Bintara

1.  Aiptu (Ajun Inspektur Polisi Satu)

Pangkat ini adalah yang paling tinggi dalam Bintara. Ajun Inspektur Polisi ini memiliki kedudukan yang sama dengan Pembantu Letnan Satu dalam Tentara Indonesia.

Lambang  Aiptu berupa 2 segitiga yang menyambung, dengan warna perak.

2. Aipda (Ajun Inspektur Polisi Dua)

Aipda atau Ajun Inspektur Polisi Dua disimbolkan dengan 1 segitiga yang menyambung, dengan warna perak.

3. Bripka (Brigadir Polisi Kepala)

Pangkat ini adalah yang paling tinggi dalam Bintara. Bripka memiliki kedudukan yang sama dengan Sersan Mayor dalam Tentara. Adapun lambang dari Brigadir Polisi Kepala berupa 4 segitiga yang tersusun dengan warna perak.

4.  Brigpol (Brigadir Polisi)

Dapat dikatakan bahwa pangkat ini memiliki kedudukan yang sama dengan Sersan Kepala dalam Militer. Adapun lambang dari Brigpol berupa 3 segitiga yang tersusun dengan warna perak.

5.  Briptu (Brigadir Polisi Satu)

Posisi pangkat ini ada di bawah Brigadi dan juga di atas Brigadir. Briptu ini memiliki kedudukan yang sama dengan Sersan Satu dalam Tentara dan disimbolkan dengan 2 segitiga yang tersusun (berwarna perak)

6.  Bripda (Brigadir Polisi Dua)

Bripda merupakan pangkat terendah dalam Bintara. Mempunyai kedudukan yang sama dengan Sersan Dua dalam Tentara Indonesia. Lambang yang diberikan Bripda berupa 1 segitiga yang tersusun.

Tamtama

Tamtama

1.  Abrip (Ajun Brigadir Polisi)

Pangkat ini berada pada posisi tingkat satu dalam Polri dengan lambang berupa 3 segitiga yang memiliki warna merah.

2.  Abriptu (Ajun Brigadir Polisi Satu)

Abriptu diberi lambang berupa 2 segitiga yang memiliki warna merah.

3.  Abripda (Ajun Brigadir Polisi Dua)

Abripda atau Ajun Brigadir Polisi Dua dilambangkan dengan 1 segitiga yang memiliki warna merah.

4.  Bharaka (Bhayangkara Kepala)

Bharaka atau Bhayangkara Kepala ini berupa 3 garis miring yang memiliki warna merah.

5.  Bharatu (Bhayangkara Satu)

Bharatu dilambangkan dengan 2 garis miring yang memiliki warna merah.

6.  Bharada (Bhayangkara Dua)

Bharada atau Bhayangkara Dua dilambangkan dengan 1 garis miring yang memiliki warna merah.

Urutan Perjalanan Karir Dari Bintara

Urutan-Perjalanan-Karir-Dari-Bintara

Perlu Anda ketahui bahwa setiap pangkat yang ada dalam Polri, memiliki perjalanan karir yang berbeda – beda. Ada yang membutuhkan waktu 5 tahun, ada juga yang hanya membutuhkan 2 tahun lamanya.

  1. Perjalanan karir menjadi Bripda atau Brigadir Polisi Dua, membutuhkan waktu 4 tahun lamanya.
  2. Perjalanan karir menjadi Briptu atau Brigadir Polisi Satu, membutuhkan waktu 4 tahun lamanya.
  3. Perjalanan karir menjadi Brigadir, membutuhkan waktu 4 tahun lamanya.
  4. Perjalanan karir menjadi Bripka atau Brigadir Polisi Kepala, membutuhkan waktu 5 tahun lamanya.
  5. Perjalanan karir menjadi Aipda atau Ajun Inspektur Dua, membutuhkan waktu 2 tahun lamanya.
  6. Aiptu atau Ajun Inspektur Satu adalah kedudukan pangkat yang paling tinggi dalam golongan Bintara.

Urutan Perjalanan Karir Pangkat Perwira

Urutan-Perjalanan-Karir-Pangkat-perwira

Pada golongan Perwira, memiliki perjalanan karir yang berbeda – beda. Untuk dapat menduduki pangkat yang tertinggi, maka harus ditempuh beberapa tes terlebih dahulu.

1.   PAMA (Perwira Pertama)

  • Perjalanan karir menjadi Ipda atau Inspektur Polisi Dua, membutuhkan waktu 3 tahun lamanya.
  • Perjalanan karir menjadi Iptu atau Inspektur Polisi Satu, membutuhkan waktu 6 tahun lamanya.
  • Perjalanan karir menjadi AKP, membutuhkan waktu 2 tahun lamanya.

2.   PAMEN (Perwira Menengah)

  • Perjalanan karir menjadi Kompol atau Komisaris Polisi, membutuhkan waktu 3 tahun lamanya.
  • Perjalanan karir menjadi AKBP atau Ajun Komisaris Besar Polisi, membutuhkan waktu 2 tahun lamanya.
  • Perjalanan karir menjadi Kombes atau Komisaris Besar Polisi, membutuhkan waktu 4 tahun lamanya.

3.     PATI (Perwira Tinggi)

  • Perjalanan karir menjadi Brigjen atau Brigadir Jenderal Polisi, membutuhkan waktu 3 tahun lamanya.
  • Perjalanan karir menjadi Irjen atau Inspektur Jenderal Polisi, membutuhkan waktu 4 tahun lamanya.
  • Perjalanan karir menjadi Komjen atau Komisaris Jenderal Polisi, membutuhkan waktu 4 tahun lamanya.
  • Perjalanan karir menjadi Jenderal Polisi, membutuhkan waktu 2 tahun lamanya.

Ada beberapa pangkat polisi yang masing – masing memiliki tugas penting. Untuk menduduki pangkat yang lebih tinggi, setiap polisi akan diberikan beberapa tes terlebih dahulu. Sehingga dapat dikatakan tidaklah mudah untuk naik pangkat dalam Polri.

================================================================================

DOKUMENTASI Babinsa dan Bhabinkamtibmas GIAT DI LAPANGAN